Marketing
PR & Mice
MPR
Dalam dekade terakhir. PR telah menjadi lebih ilmiah dari sekadar
seni. Ia menjadi sebuah disiplin sophistik marketinf dengan desain program yang
didasari oleh riset yang solid dan dapat menunjukkan indikator keberhasilan.
Reviewing the situation
Guna riset konsumen dalam imc
1. Public relations contact
point.
Sistem penyampaian pesan yang mempengaruhi pemaknaan atau arti
merek
2. Media research
Identifying swots
Swot analysis:
1. Strengtht (kekuatan) punya
terbaik
2. Weaknesses (kelemahan)
keterbatasan
3. Opportunities
(peluang/kesempatan) situasi dimana kekuatan perusahaan dan faktor eksternal
diupayakan untuk tangani problem dalam perencanaan
4. Threasts (ancaman) situasi
yang dapat buat kerugian bagi kemampuan perusahaan mengidentifikasi masalah
Step two : setting mpr objective
Prinsip dasar mengacu pada perencanaan pemasaran terpadu
Tujuan pemasaran
1. Memaparkan kebijakan yang
harus segra dijalankan untuk mencapai tujuan penjualan
2. Produk tidak hanya harus ada
di toko namun ditampilkan dan buat elemen pengikut untuk peroleh keuntungan
maksimal
Tujuan pemasaran konsumen
Produk baru : launching dengan pola uji coba (Low ticket
consumables)
Target audiens untuk periode tertentu : biasanya pertahun
Steep three : Developing Mpr straregy
Diharapkan mampu menjelaskan beberapa hal utama :
1.
Desain jadwal pemasaran SHG para opinion leader, para profesional,
analis industri, audiens perdagangan dan media berpengaruh, bisa diarahkan
untuk mencapai publik secara maksimal.
2. Memaksimalkan nilai berita atas
sebuah produk baru, periklanan baru dan sponsorship event.
Tiga bentuk strategi MPR
1. Supplementary/complementary
strategy
2. News/borrowed-interest
strategy
3. Push-pull-pass stratgy
MICE
MICE adalah istilah
yang mungkin sangat jarang terdengar bagi orang awam. Namun, bagi seorang
pebisnis, istilah ini sudah tidak asing. MICE merupakan kependekan dari Meeting
(pertemuan), Incentive (bonus), Convention (pertemuan), Exhibition
(pameran). Dari kepanjangan ini saja, mungkin Anda sudah menduga tujuan dari
dibentuknya MICE ini. Ya, tujuan utamanya adalah meningkatkan pelayanan kepada
konsumen dalam bidang jasa. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai MICE.
Pengertian MICE
MICE merupakan perpaduan antara
perjalanan wisata dengan rangkaian kegiatan bisnis yang dilakukan oleh
sekelompok pebisnis
Bentuk-Bentuk MICE
Ada empat bentuk utama dari kegiatan
MICE ini, yaitu meeting, incentive, conference, dan exhibition.
- Meeting
Meeting adalah suatu pertemuan yang
diadakan sekelompok orang untuk mengembangkan usaha yang sedang digeluti.
Pembahasan yang dilakukan biasanya seputar peningkatan sumber daya manusia, jalinan
kerja sama, pengembangan profesionalisme, hubungan dengan masyarakat, dan
peningkatan publikasi.
- Incentive
Insentif yang berupa perjalanan wisata
ini diberikan perusahaan kepada karyawan atau mitra kerja sebagai hadiah atas
prestasi mereka dalam meningkatkan kinerja. Dengan mengunjungi beberapa tempat
wisata, diharapkan mereka dapat berpikir jernih dalam memecahkan permasalahan
yang timbul saat menjalankan usaha.
- Conference
Conference merupakan pertemuan yang
diselenggarakan sesuai dengan adat dan kebiasaan yang sudah disepakati bersama.
- Exhibition
Exhibition merupakan pameran yang
diselenggarakan untuk mempublikasikan produk industri yang dihasilkan. Kegiatan
ini termasuk dalam wisata konvensi yang diatur dalam Surat Keputusan
Menparpostel RI No. KM 108 tahun 1991. Biasanya kegiatan ini diselenggarakan di
ruang pameran hotel atau ruang pertemuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar