Rabu, 20 Maret 2019

Marketing PR dan MICE

Hasil gambar untuk penjelasan mice dan Marketing PR

Marketing PR & Mice

MPR

Dalam dekade terakhir. PR telah menjadi lebih ilmiah dari sekadar seni. Ia menjadi sebuah disiplin sophistik marketinf dengan desain program yang didasari oleh riset yang solid dan dapat menunjukkan indikator keberhasilan.
Reviewing the situation

Guna riset konsumen dalam imc
1.       Public relations contact point.
Sistem penyampaian pesan yang mempengaruhi pemaknaan atau arti merek
2.       Media research

Identifying swots
Swot analysis:
1.       Strengtht (kekuatan) punya terbaik
2.       Weaknesses (kelemahan) keterbatasan
3.       Opportunities (peluang/kesempatan) situasi dimana kekuatan perusahaan dan faktor eksternal diupayakan untuk tangani problem dalam perencanaan
4.       Threasts (ancaman) situasi yang dapat buat kerugian bagi kemampuan perusahaan mengidentifikasi masalah

Step two : setting mpr objective

Prinsip dasar mengacu pada perencanaan pemasaran terpadu

Tujuan pemasaran
1.       Memaparkan kebijakan yang harus segra dijalankan untuk mencapai tujuan penjualan
2.       Produk tidak hanya harus ada di toko namun ditampilkan dan buat elemen pengikut untuk peroleh keuntungan maksimal


Tujuan pemasaran konsumen
Produk baru : launching dengan pola uji coba (Low ticket consumables)

Target audiens untuk periode tertentu : biasanya pertahun

Steep three : Developing Mpr straregy

Diharapkan mampu menjelaskan beberapa hal utama :

1.      Desain jadwal pemasaran SHG para opinion leader, para profesional, analis industri, audiens perdagangan dan media berpengaruh, bisa diarahkan untuk mencapai publik secara maksimal.
2.       Memaksimalkan nilai berita atas sebuah produk baru, periklanan baru dan sponsorship event.

Tiga bentuk strategi MPR

1.       Supplementary/complementary strategy
2.       News/borrowed-interest strategy
3.       Push-pull-pass stratgy

MICE
MICE adalah istilah yang mungkin sangat jarang terdengar bagi orang awam. Namun, bagi seorang pebisnis, istilah ini sudah tidak asing. MICE merupakan kependekan dari Meeting (pertemuan), Incentive (bonus), Convention (pertemuan), Exhibition (pameran). Dari kepanjangan ini saja, mungkin Anda sudah menduga tujuan dari dibentuknya MICE ini. Ya, tujuan utamanya adalah meningkatkan pelayanan kepada konsumen dalam bidang jasa. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai MICE.
Pengertian MICE
MICE merupakan perpaduan antara perjalanan wisata dengan rangkaian kegiatan bisnis yang dilakukan oleh sekelompok pebisnis
Bentuk-Bentuk MICE
Ada empat bentuk utama dari kegiatan MICE ini, yaitu meeting, incentive, conference, dan exhibition.
  1. Meeting
Meeting adalah suatu pertemuan yang diadakan sekelompok orang untuk mengembangkan usaha yang sedang digeluti. Pembahasan yang dilakukan biasanya seputar peningkatan sumber daya manusia, jalinan kerja sama, pengembangan profesionalisme, hubungan dengan masyarakat, dan peningkatan publikasi.
  1. Incentive
Insentif yang berupa perjalanan wisata ini diberikan perusahaan kepada karyawan atau mitra kerja sebagai hadiah atas prestasi mereka dalam meningkatkan kinerja. Dengan mengunjungi beberapa tempat wisata, diharapkan mereka dapat berpikir jernih dalam memecahkan permasalahan yang timbul saat menjalankan usaha.
  1. Conference
Conference merupakan pertemuan yang diselenggarakan sesuai dengan adat dan kebiasaan yang sudah disepakati bersama.
  1. Exhibition
Exhibition merupakan pameran yang diselenggarakan untuk mempublikasikan produk industri yang dihasilkan. Kegiatan ini termasuk dalam wisata konvensi yang diatur dalam Surat Keputusan Menparpostel RI No. KM 108 tahun 1991. Biasanya kegiatan ini diselenggarakan di ruang pameran hotel atau ruang pertemuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ini Cerita Pribadi dalam pembuatan Call for Paper oleh Diky Timur

  Ini Cerita Pribadi dalam pembuatan Call for Paper oleh Diky Timur   Antusiasme dalam pembuatan Call For Paper, dalam pembuatan call fo...